Hapuslah air matamu Ibu Pertiwi
Biarkan kami yang bermandi peluh,
bermandi debu dan bermandi lumpur
Biarkan kami yang akan menggendong duka dan laramu
Biarkan kami yang akan memikul semua ini

Tetap Semangat Wahai Anak Bangsa !!!
SEPERTI BURUNG ELANG,
JIKA INGIN TERBANG AKAN BELAJAR TERUS MENERUS SEBELUM BISA MENEMBUS ANGKASA RAYA...
ITULAH PG dan juga para PETUALANG SEJATI

09 Oktober 2009

Perubahan Iklim Sebabkan Gempa Tambah Dahsyat





By Republika Newsroom Kamis, 08 Oktober 2009 pukul 07:45:00

JAKARTA--Jauh dari gambaran lembut seperti dilukiskan mitologi-mitologi kuno, "Dewi Pertiwi" sesungguhnya gampang senewen dan meledak-ledak. Dia begitu peka sehingga sedikit saja cuaca dan iklim berubah, maka tercabiklah kerak bumi, dan keluarlah letusan vulkanik, gempa bumi dan longsor yang semuanya dahsyat.

Pernyataan itu bukan dari pendongeng, melainkan kesimpulan sejumlah ilmuwan yang pertengahan September 2009 berkumpul di London, Inggris, pada satu konferensi bertajuk "Climate Forcing of Geological and Geomorphological Hazards." Para ilmuwan itu menilai perubahan iklim bisa merusak keseimbangan planet Bumi, kemudian menghadiahi manusia dengan rangkaian bencana geologis.
Sudah lama diketahui bahwa antara iklim dan pergerakan kerak bumi saling berkaitan, namun baru kini ditegaskan bahwa betapa pekanya lapisan bumi terhadap udara, es dan air di atasnya."Anda tak perlu perubahan besar-besaran untuk memancing respons kerak bumi," kata Bill McGuire dari University College London (UCL), yang mengetuai konferensi ilmuwan itu, seperti ditulis New Scientist, edisi 23 September 2009.

Simon Dya dari Universitas Oxford, serta McGuire dan Serge Guillas dari UCL, memaparkan bukti bahwa bagaimana perubahan halus pada tingkat permukaan laut mempengaruhi kegempaan di Patahan Pasifik Timur, salah satu batas lempeng benua yang memekar paling cepat. Para ilmuwan memfokuskan perhatian pada lempeng mini Easter --lempeng tektonik yang menghampar di bawah samudera di lepas pantai Pulau Easter-- karena lempeng ini relatif terisolir dari sesar-sesar lain.

Fokus ini mempermudah upaya membedakan perubahan-perubahan dalam lempeng tektonik yang terjadi karena sistem iklim, dari yang tercipta akibat tumbukan. Sejak 1973, datangnya gelombang El Nino setiap sekian tahun berkorelasi dengan frekuensi gempa bawah laut berkekuatan magnitudo 4 dan 6.

Ilmuwan yakin, kemunculan El Nino dan terjadinya gempa bawah laut itu berkaitan. El Nino menaikkan permukaan air laut sampai puluhan centimeter. Ilmuwan juga yakin berat air ekstra bisa meningkatkan tekanan aliran fluida dalam pori-pori batuan dasar laut. Tekanan ini cukup menetralisir energi geseran yang menyangga batuan agar tetap di tempatnya, sehingga sesar-sesar menjadi mudah bergeser. "Perubahan pada tingkat permukaan laut terjadi pelan dan usikan kecil saja bisa berdampak luar biasa besar," kata Day.

Letusan Vulkanik

Perubahan kecil di samudera itu juga dapat mempengaruhi letusan vulkanik, sambung David Pyle dari Universitas Oxford. Setelah meneliti letusan-letusan vulkanik dalam 300 tahun terakhir, Pyle menilai karakter vulkanisme (aktivitas vulkanik) berbeda-beda, tergantung musim.

Menurut Pyle, letusan vulkanik di seluruh dunia 20 persen lebih sering terjadi di musim dingin (belahan bumi utara) ketimbang di musim panas.Itu karena tingkat permukaan air laut global turun perlahan selama musim dingin, dan berhubung daratan lebih banyak di belahan utara, maka air menjadi lebih banyak membeku menjadi es dan salju selama musim dingin (belahan selatan).

Sementara itu, kebanyakan gunung api teraktif di dunia hanya puluhan kilometer dari pantai. Ini menunjukkan, penyusutan bobot samudera di tepi benua yang terjadi secara musiman akibat menurunnya permukaan air laut, bisa memicu letusan vulkanik di seluruh dunia, ulas Pyle.

Pandangan bahwa beberapa gunung api meletus saat permukaan air laut turun, tak berarti bahwa naiknya permukaan laut akibat perubahan iklim, akan menekan aktivitas vulkanik.Di Alaska, Gunung Pavlof lebih sering meletus pada bulan-bulan di musim dingin, sementara penelitian awal Steve McNutt dari Observatorium Gunung Api menyimpulkan, naiknya permukaan laut 30 cm setiap musim dingin, terjadi karena rendahnya tekanan udara dan kuatnya gelombang badai.

Lokasi Gunung Api Pavlof berada menunjukkan, bobot tambahan di samudera terdekat bisa menekan magma ke permukaan.Di wilayah lain, berat esktra samudera saat tingkat permukaan laut naik, bisa melengkungkan kerak bumi dan mengurangi pemampatan sehingga magma menjadi lebih mudah mencapai permukaan di gunung-gunung api terdekat, kata McGuire.

Semua contoh itu agaknya saling bertentangan, namun intinya setiap perubahan permukaan laut bisa mengubah tekanan di tepi benua yang cukup untuk memicu letusan gunung berapi yang sudah siap meletus, kata McGuire. Perubahan kecil dalam curah hujan bisa juga memicu letusan vulkanik. Pada 2001, letusan besar di gunung api Soufriere Hills di Pulau Montserrat di Karibia terjadi karena tingginya curah hujan.

Curah hujan yang tinggi ini menggoyahkan kubah gunung api hingga cukup untuk memuntahkan magma dalam perut gunung api.Kini, hujan tropis tampaknya sudah umum dianggap bisa memicu letusan gunung api, sedangkan menurut model ilmiah iklim, banyak kawasan, termasuk daerah tropis, bertambah panas akibat perubahan iklim.

Adrian Matthews dari Universitas East Anglia dan para koleganya, meneliti respons menit ke menit gunung berapi Montserrat setelah dikenai lebih dari 200 "rangsangan" selama tiga tahun. Tim peneliti menemukan, respons itu terlihat dari meningkatnya aktivitas vulkanik selama dua hari.Hujan harian meningkatkan kemungkinan keroposnya kubah gunung api dari 1,5 sampai 16 persen sehingga tak perlu menunggu hujan besar. "Anda juga tak perlu badai (untuk menggerogoti kubah gunung)," kata Matthews.

Lapisan Es
Mungkin hambatan geologis terbesar selama perubahan iklim adalah dampak mencairnya lapisan es. Di samping risiko bahwa sedimen-sedimen goyah yang muncul karena es mencair bisa menyelinap masuk laut sebagai longsor pemicu tsunami, tanggalnya lapisan es juga bisa memicu letusan gunung api."Bahkan penciutan (lapisan es) puluhan centimeter saja sudah cukup menciptakan perubahan," kata Andrew Russell dari Universitas Newcastle.

Contohnya glasier Vatnajokull di Islandia yang berdiri di atas batas lempeng dan sejumlah gunung api yang kemungkinan sirna dua abad nanti. "Jika itu sirna, Anda mesti berjuang membunuh kengerian dari membesarnya beban (samudera) yang akan meningkatkan aktivitas vulkanik," kata Russell.

Di awal zaman es terakhir, aktivitas vulkanik di Islandia utara meningkat hingga 30 kali lebih besar dibandingkan sekarang. Dan jika nanti gunung-gunung api di belahan utara yang tertutup es itu meletus, maka hamburan letusan akan menebari dunia. Ilustrasinya terjadi pada 1783 saat Gunung Berapi Laki di Islandia memuntahkan debu belerang ke seluruh Eropa sehingga benua ini mengalami satu musim dingin maut yang membunuh ribuan orang.

Saat ini memang belum jelas berapa besar perubahan iklim akan mempengaruhi frekuensi dan intensitas gempa bumi serta letusan gunung api mengingat kepekaan Planet Bumi terhadap iklim baru teramati intens belakangan ini. Selain itu, belum cukup data untuk menciptakan model pemrakira cuaca yang mengaitkan kedua sistem. "Tapi yang pasti, aksi manusia semakin mudah memprovokasi Planet Bumi," kata McGuire. ant/kpo

http://republika.co.id/berita/80963/Perubahan_Iklim_Sebabkan_Gempa_Tambah_Dahsyat

03 Oktober 2009

Laporan Perkembangan Situasi Gempa Sumatera Barat - SitRep #4

Laporan Perkembangan Situasi Gempa Sumatera Barat - SitRep #4
Laporan Perkembangan Situasi Gempa Sumatera Barat - SitRep #4


tanngal publikasi 03 Oktober 2009 pukul 10.19 WIB
.dikompilasi dari berbagai sumber oleh Jawa Barat Peduli dan INDOALERT!
..satuan waktu bila tidak dinyatakan lain adalah pada WIB

- Kerusakan dan Kehilangan -
1. Sampai dengan pukul 02/10 12.00 WIB, jumlah korban meninggal akibat
gempa menurut laporan dari Satkorlak PB Prov. Sumbar sebanyak 448 orang,
dengan rincian 197 orang di Kota Padang, 49 orang di Kota Pariaman, 7 orang
di Kota Bukittinggi, 184 orang di Kab. Padang Pariaman, 7 orang di Kab.
Pesisir Selatan dan 4 orang di Kota Solok. Selain itu sebanyak 241 orang
mengalami luka berat dan 2.095 orang lainnya luka ringan.
Dilaporkan pula, rumah penduduk yang mengalami rusak berat sebanyak 12.245
unit, rusak sedang 3.046 orang dan 5.468 rusak rusak ringan. Kerusakan
tersebar di 8 Kabupaten/Kota, yaitu Kota Padang, Kota Pariaman, Kota
Bukittinggi, Kab Padang Pariaman, Kab Pesisir Selatan, Kota Solok, Kota
Padang Panjang dan kab Pasaman Barat (BNPB 02/10 1454).

2. Korban tewas gempa Sumatera Barat hingga pukul 24.00 WIB, Sabtu (3/10),
mencapai 471 orang dengan korban luka 2818 orang. "Sebagian besar korban
luka mengalami patah tulang," kata Rustam Pakaya, Kepala Pusat
Penanggulangan Krisis Departemen Kesehatan (tempointeraktif 08.21)

3. Di Kabupaten Agam, ditemukan 18 orang korban tewas dan sekira 1.600
masih dalam upaya pencarian. Korban yang cukup banyak berada di kecamatan
Malalak akibat tertimbun longsoran bukit. Sekitar 5.000 rumah rusak berat
hingga sedang dan setidaknya 400 orang mengungsi ke tempat penampungan dan
ke rumah kerabat dekat mereka.
Kecamatan yang dilanda gempa di Agam adalah Kec. Malalak, Tanjung Raya,
Lubuk Basung, Ampek Nagari dan Kec. Tanjung Mutiara.
Desa Jorong Galapung, Batu Nanggai, Muko Jalan, Nagari Tanjung Sani,
Kecamatan Tanjung Raya, hingga Jumat masih terisolasi.
Warga Agam saat ini kesulitan BBM. Di pengecer harga bensin mencapai Rp. 20
ribu/liter dan stok terbatas.

4. Di Kampung Jamba, Kecamatan Ulakan Tapakin, Kabupaten Pariaman belum ada
bantuan sama sekali. Padahal, rumah-rumah roboh dan banyak korban yang
timbul. Di Kampung Toboh Olo, Kecamatan Ulakan Tapakin, juga belum ada
bantuan sama sekali. Tercatat 130 rumah roboh dan warga kehilangan tempat
tinggal. Antrian panjang di pompa bensin Solok, Padang Pariaman. Harga
bensin melejit hingga menembus Rp30,000 per liternya. Kontak di Kecamatan
Ulakan Tapakin adalah Bapak Hendri, seorang Korong atau Kepala Kampung di
Toboh Olo. (mediacenter 00.04)

5. 512 rumah porak poranda di Kecamatan Gunung Raya, Kabupaten Kerinci.
Di Lolo terdapat 32 buah rumah rusak total, 74 rusak berat dan 62 rusak
ringan. Desa Lempur Mudik, Lempur Hilir, Lempur Tengah, Dusun Baru Lempur,
Desa Talang Kemuning, Tanjung Sam serta Desa Sungai Hangat di Kecamatan
Gunung Raya merepukan daerah yang mengalami dampak (mediacenter 02/10 22.24).

6. Korban gempa di Desa Marunggi, Kecamatan Pariaman Selatan, Kabupaten
Padang Pariaman, Sumatra Barat, yang rumahnya rata dengan tanah hingga kini
belum mendapat bantuan, terutama tenda dan makanan. Di desa itu, 80 persen
rumah warga ambruk, mulai dari Pasar Kurai Taji, Kampung Apar, Palak Aneh,
Kampung Sikumbang hingga Tebing Runtuh (tvone 08.22).

7. 650 narapidana pria dan wanita termasuk petugas LP yang ada di LP Muara
Padang, Sumatra Barat selamat, namun sangat membutuhkan bantuan logistik
berupa bahan makanan dan air bersih (tvone 6.12).

8. Data dari lima kecamatan di Jambi, sedikitnya 465 rumah penduduk rusak
berat, 984 rusak ringan, 59 rusak total atau ambruk. Gempa juga merusak
bangunan masjid, sebanyak 14 masjid rusak berat. Sarana umum yaitu, dua
gedung pemuda, rumah adat ambruk, dan satu puskesmas di Kecamatan Gunung
Raya juga ambruk. Data Dinas Pendidikan di Kecamatan Gunung Raya, 38
sekolah mengalami kerusakan. Rinciannya, 8 bangunan SD rusak berat, 2
bangunan SMP rusak berat, 1 banguan juga rusak berat. Sedangkan, 28 gedung
sekolah lainnya mengalami kerusakan ringan. Diberitakan pula warga
membutuhkan bantuan psikososial karena ada gejala traumatis. (vivanews 03.23).

9. Berdasarkan pengamatan tim PMI dari udara, di Desa Bukit Pinang, Kampung
Pauh ada 50 KK yang kehilangan tempat tinggal karena rumah mereka rusak
berat. Sebagian dari mereka tinggal di mushola dan mendirikan tenda-tenda
dari plastik buatan sendiri (detiknews 04.10).

- Akses dan Transportasi -
1. Jalan yang menghubungkan Kabupaten Agam-Padang Pariaman banyak yang
terbelah. Badan jalan di sebagian tempat di titik-titik tertentu terbelah
dua dengan lebar lebih dari 15 cm dengan panjang hampir 50 meter. Hal ini
tentu saja menjadi penghalang penyaluran bantuan bagi korban gempa.
Rusaknya badan jalan terjadi di beberapa titik sampai menuju Kota Pariaman
ini dimanfaatkan oleh masyarakat setempat untukmeminta sumbangan. Mulai
dari perbatasan antara Agam-Pariaman, sedikitnya ada 20 titik peminta
sumbangan. Kondisi ini membuat macet lalu-lintas hingga 2 kilometer
(wawasandigital 2/10).

2. Jalur kereta api di Kota Padang masih belum dapat difungsikan (suryalive).

3. Beberapa titik akses dan kondisi jalur:
- Dari Jambi dan Muara Bungo. Melalui Koto Baro via Solok, Lubuk
Selasih, Sitinjau Lauik - Padang.
- Pekanbaru ke Payakumbuh, Batu Sangkar, Solok, Lubuk Selasih, Sitinjau
Lauik - Padang.
- Jalur darat dari Bengkulu ke Padang terputus di Bengkulu Utara.
- Jalur Solok kondisi jalan tinggal setengah jalan (satu jalur)
- Sedangkan jalan Padang Panjang - Padang terputus (diperkirakan
perbaikan dibutuhkan waktu 3 hari). (Sampoerna Rescue melalui mediacenter
02.36)

4. Transportasi untuk pengangkutan barang bantuan dan logistik yang
disediakan oleh beberapa pihak, diantaranya adalah:
- PT. Pelni, Tanjung Priuk. Untuk orang, logistik dan kendaraan dengan
kapal Penumpang dan RORO. Kontak Sekretariat Humas PT Pelni (021–6301249)
- Mandala Airlines menyediakan bantuan angkutan cargo max 2 ton per
hari. Sdri Trisia Megawati 0811190166, Sdr Arie Andrianto 0811818737. POO:
Cengkareng.
- Cardig Air menyediakan space untuk barang bantuan dan logistik. Sdr
Devi Munthe. 08161961550. POO: Cengkareng.
- RPX menyediakan bantuan satu unit pesawat cargo kapasitas 14,5 ton
dari Jakarta ke Padang berangkat Sabtu tgl 3 Okt 2009. Kontak +62816742259.
POO: Cengkareng
- Garuda menyediakan cargo gratis ke Padang. POO: Cengkareng. Kontak
Humas Garuda.

5. Arus lalu lintas dari Bukit Tinggi menuju Padang macet. Di Lembah Anai
di Pemkot Padang Panjang terjadi antrean panjang kendaraan minimal 20 km
dari arah yang berlawanan. Lama perjalanan normal 2 jam, pada kondisi macet
menjadi 7 sampai 8 jam (detiknews 01.32)

- Telekomunikasi, Air, Listrik dan BBM -
1. Sejak Jumat malam pukul 23:00 WIB sebanyak delapan trafo distribusi yang
memasok listrik ke Kota Pariaman dapat dinyalakan. Aliran listrik di Kota
Padang dan Pariaman yang merupakan daerah terparah kena dampak gempa sudah
menyala sebagian. Dilaporkan 2 gardu induk listrik hancur, puluhan tiang
listrik tumbang dan kabel-kabel jaringan terputus. Gardu induk yang rusak
adalah yang mendistribusikan listrik dari pembangkit-pembangkit dari Lubuk
Alung (PLTA Singkarak), Simpang Haru (PLTD) dan Pauh Lima (PLTG), karena
itu PT PLN mengalami kerugian mencapai Rp170 miliar. 184 petugas sudah
dikerahkan oleh PLN untuk memulihkan jaringan listrik (antaranews 08.29)

2. Air di kota Padang belum mengalir. Dukungan air bersih sangat diperlukan.

3. Akses Internet gratis tersedia di Posko Bandar Udara Halim Perdanakusuma
sejak Jum'at 02/10 (airputih mediacenter 00.32).

4. Akses Internet gratis tersedia di halaman dan tenda di sekitar Kantor
Gubernur Sumatera Barat (airputih mediacenter 00.25)

5. Akses BBM melalui SPBU di Kota Padang masih belum pulih. BBM langka.

6. Akses telekomunikasi dari beberapa provider dilaporkan mulai pulih,
namun beban masih tinggi dan karenanya masih sering terjadi kongesti.

- Respon Pemeritah RI -
1. Pemprop Jambi mengirimkan 18 unit alat berat ke Sumatera Barat dan
Kabupaten Kerinci Propinsi Jambi untuk membantu penanganan longsor. Satu
unit shouel loader dan satu unit escavator untuk Propinsi Sumbar. Ke
Kabupten Kerinci Pemprop Jambi mengirimkan escavator, greder, shouel loader
masing-masing dua unit serta 10 unit dump truk. Alat berat untuk Kabupaten
Kerinci diperuntukkan membuka jalur atau akses satu-satunya menuju
Kabupaten Merangin. (elshinta 8.10)

2. BNPB Tidak Membuka Posko Pendaftaran Relawan Gempa Sumbar. Menanggapi
berita yang dilansir oleh Okezone.com tentang "BNPB buka Posko Pendaftaran
Relawan Gempa", pada hari Kamis, pukul 17.18 WIB, diklarifkasikan bahwa
berita tersebut tidak benar. BNPB tidak membuka Pendaftaran Relawan untuk
penanganan Gempa di Sumatera (BNPB 10.46).

- Respon Relawan Nasional -

1. PMI Pusat mendirikan rumah sakit lapangan di Padang dan Pariaman serta
unit Restoring Family Link (RSL) untuk membantu memulihkan hubungan
keluarga yang terpisah. Selain itu tim MAT (Medical Action Team) PMI dengan
kekuatan 32 orang sudah beroperasi sejak hari pertama (tempointeraktif 02/10)

2. Posko darurat Sampoerna Rescue di Kelurahan Koto Panjang, Ikur Koto.
Tepatnya di By pass KM 16. Posko beroperasi sekaligus sebagai posko
pengungsi, darurat dan layanan medis. Tersedia 2 dokter untuk melayani
bantuan medis. Tim Sampoerna Rescue yang menempuh jalan darat diperkirakan
memasuki Padang pada Sabtu (03/10).
Tim Darat Sampoerna Rescue membawa 20 relawan, 2 ambulans 4 WD, 1 truk
logistik, 1 mobil penjernih air, 1 mobil dapur umum dan 2 mobil jelajah.
Kontak Tim Sampoerna Rescue, Kukuh Dwi Kristianto, 08330388836.

3. Tim ERU (Emergency Response Unit) Watsan PMI berkekuatan 6 kendaraan dan
6 unit Water Treatment Plant (WTP) akan berangkat dari Bandung ke Padang
melalui Tanjung Priuk menggunakan KRI. Kontak ERU Watsan PMI: Ezra 0812 200
4959, Herry Soetrisno 0813 200 73809

4. Tim dari berbagai instansi termasuk relawan dari Corps Mahawarman akan
berangkat menuju Minangkabau pukul 10.00 dari Bandar Udara Husein
Sastranegara, Bandung. Kontak Dansatgas Corps Mahawarman, Bpk. Taufik 022
7694 6800

5. Tim dari IOF Riau saat ini sudah berada di ds. Kapalo Kato, Pariaman.
Tim akan menyisir daerah terisolir ke Mudik Balai. Tim selanjutnya akan
menuju menuju Tandikek, Kabupaten Pariaman bergabung dengan tim IOF
Bukittinggi. Dilaporkan pula bahwa IOF Sumut berangkat malam ini menuju
Sumbar, dgn 9 unit kendaraan. Kontak IOF Sumut: Edy Rangkuti Hp 0811610077,
Tel Sat 086811038345. Kontak IOF Riau Bp. Agus Purnomo
+62812 7527 100, 0761 707 5300. Kontak IOF Pusat: Ronny, +62815 920 7278,
+62813 8373 2728

- Respon Internasional -
(sumber: reuters)
1. Tim UN-DAC telah berada di lapangan dan berkoordinasi dengan SAR
Internasional.

2. Enam personil dari Dinas Pemadam Kebakaran Inggris dan empat dari
Skotlandia berangkat tadi malam dari inggris dengan membawa sensor panas
dan suara yang bisa mendeteksi keberadaan mahluk hidup yang tersembunyi di
balik puing bangunan. Mereka adalah bagian dari International Rescue Corps
yang yang sudah berpengalaman di Aceh sejak 2001. Selain kedua negara itu,
Singapura, Jepang Turki, Hungaria, Swiss, dan Jerman juga mengirim tenaga
ke Padang (tempointeraktif 02/10 16.08).

3. Pemerintah Hungaria dan Baptist Aid mengirimkan bantuan kemanusian. Tim
dipimpin Mayor Peter Jackovics dengan 19 tenaga medis dan tenaga search and
rescue. Mereka dilengkapi peralatan SAR terkini dan enam anjing pelacak
yang dilatih khusus menggunakan pesawat (metrotvnews 02.05).

4. Telecoms san Frontieres atau tim telekomunikasi tanpa batas sudah berada
di Kota Padang untuk membantu permasalahan teknologi informasi dalam
keadaan darurat (mediacenter 04.21).

5. Departemen Keadaan Darurat Federasi Rusia mempersiapkan dua pesawat
terbang yang dilengkapi tim dokter, psikolog, regu penolong, anjing pelacak
dan peralatan lainnya. Begitu surat izin atau clearance didapat, maka kedua
pesawat itu akan segera diterbangkan (tvone 9.08)

- Kontak dan Jalur Komunikasi Penting Lain -
1. Jalur komunikasi RPU RAPI Bandung - Sumatera Barat di frekuensi VHF
input 142.025 MHz output 143.575 Mhz
2. Jalur Komunikasi VHF 145.000 untuk koordinasi di Kota Padang.
3. Jalur komunikasi radio panggil di frekuensi HF 7.065 MHz
4. Hotline Gempa Sumatera Barat 0751 9824971 s/d 9824980, FREE CALL di
Padang
5. SAR PADANG 0751-484533
6. TNI PADANG 0751-28718
7. KOGAMI (Komunitas Siaga Tsunami, Padang) 0751-7860280
8. SATKORLAK PADANG 0751-812550
9. Posko Wanadri, Halaman samping kantor Walikota Pariaman. Jl. Imam bonjol
44 Cimparuh, Pariaman. Soma Suparsa - 0813 2156 4375, Ahmad Ifran - 0813
6732 4830
10. LO di Posko Hanggar Bandara Internasional Minangkabau
Andreas (Wanadri) - 0818 982 574
11. Dr. Jack (Yayasan Ibu) di Padang - Pariaman 0819 1046 6333
12. Posko penanggulangan Bencana Masyarakat sipil. Jl. Tegal parang utara
No.14 Jakarta Selatan. Tlpn. 021-7941672. Akun bank: No Rekening Mandiri
0700004009002, Atas nama Yayasan WALHI, Swift Code: BEIIIDJA. Kontak
koordinator Ali Akbar (WALHI) Hp :0811735962, (boengbklu@gmail.com).
- Posko Sumatera Utara. Jl. Sei Serapuh No.20, Kel.Medan Baru Medan –
Sumatera Utara 20154, Syahrul Isman. 0813-86672188, t/f : 061-4579002
e-mail: sagala_is@yahoo.co.id.
- Posko Sumatera barat. Jl. Beringin III No. 9 Padang – Sumatera Barat
Khalid Saifullah, 081363482946, t/f : 0751-7054673, 7050883, e-mail:
ipul_padang@yahoo.com.
- Posko jambi. Jl. T. Sulaiman Lorong Setiabudi No. 41 Rt 27/09 Kel.
Tambak Sari - Jambi. Arief Munandar, 0812-74375845, t/f :0741 26672 /
0741-25304, e-mail: arifwalhi@gmail.com.
- Posko Riau. Jln. Arjuna no.22 , Labuh Baru Pekanbaru. Hariansyah
Usman/ Kaka, 0761-62169, 0812-76699967, e-mail: tikoe@yahoo.com
- Posko Bengkulu. Jl. Hibrida 2 No.15 RT.08/02 Kel. Sidomulyo, Gading
Cempaka Kota Bengkulu. Zenzi Suhadi, 0813-77600607, T/F :0736- 345656,
e-mail: zenzi_anggrekbkl@yahoo.co.id.

- Informasi Lain -
1. Relawan yang akan masuk ke kota Padang diharapkan mempersiapkan diri
sebaik-baiknya. Usahakan terlebih dahulu melakukan vaksinasi ATS
(tetanus). Dan sehubungan dengan kondisi basah di lokasi diperkirakan
akan lebih mempercepat proses pembusukan mayat yang masih terperangkap
di dalam reruntuhan. Untuk itu sanitasi di lapangan maupun di
pengungsian harus sangat diperhatikan.



Esprit de corps : DISIPLIN,GIGIH DAN BERANI HIDUP Esprit de corps : DISIPLIN,GIGIH DAN BERANI HIDUP Esprit de corps : DISIPLIN,GIGIH DAN BERANI HIDUP Esprit de corps : DISIPLIN,GIGIH DAN BERANI HIDUP
Ad
Ad